Nama : Yose Rixus P. C. NPM : 21206056 Kelas : 4 EB 11 Menurut saya kata Inegritas seringkali digunakan sebagai landasan/acuan untuk melahirkan sebuah petuah atau pepatah dari manusia/orang-orang yang sudah dianggap sempurna baik secara mental maupun sepiritual, karena itu kata Integritas sudah melekat pada pribadi orang-orang yang “arif dan bijaksana” yang dalam kehidupan kesehariannya mampu menjadi sosok manusia yang menjadi panutan, atau sebagai tuntunan, bukan tontonan. Sosok manusia seperti itu sangat jarang dijumpai, bahkan mungkin tidak ada, apalagi dijaman seperti sekarang ini. Pribadi-pribadi yang memiliki Integritas barangkali hanya ada pada sosok seorang Nabi dan Rasul. Kata Integritas menjadi petuah untuk membentuk manusia-manusia seperti itu, baik secara individu maupun kelompok, bagi para pejabat maupun bukan, bagi simiskin maupun sikaya, bagi seorang presiden sekalipun. Kata Integritas cocok dan relevan dengan kondisi bangsa Indonesia yang sedang berbenah diri melalui good governance dan clean government. Sayangnya kita sendiri seringkali pandai mengambil kata itu hanya sebagai pajangan yang melahirkan dalil-dalil akal (dalil aqli) sehingga terkesan menjadi akal-akalan. Padahal jika disimak baik-baik, kata Integritas itu sudah jelas “nasNya” dari kitab-kitan suci buatan Tuhan, dan pegangan para nabi. Yang penting bagi kita sekarang ini adalah membuat komitmen (individu/kelompok) mau nggak.. mengadakan “perubahan” menjadi manusia..? Jika setiap orang tidak lagi memegang kata-katanya, hubungan yang berkaitan dengan kepercayaan, seperti perkawinan dan keluarga, berada diambang kehancuran. Jika perusahaan tidak lagi menghormati segala komitmennya, tidak mungkin perdagangan berkembang, karena pada dasarnya kontrak, dimana salah satu pihak menyediakan barang dengan keyakinan bahwa pihak lain akan memberikan kompensasi dimasa depan, tidak terjadi jika janji-janji selalu diingkari. Terdapat 10 Karakteristik Integritas yaitu : 1. Anda menyadari bahwa hal-hal kecil itu penting. 2. Anda menemukan yang benar (saat orang lain hanya melihat warna abu-abu). 3. Anda bertanggung jawab. 4. Anda menciptakan budaya kepercayaan. 5. Anda menepati janji. 6. Anda peduli terhadap kebaikan yang lebih besar. 7. Anda jujur namun rendah hati. 8. Anda bertindak bagaikan tengah diawasi. 9. Anda mempekerjakan integritas. 10 Anda konsisten Untuk memeperoleh keunggulan integritas, ada beberapa langkah yang dapat di tempuh yaitu : 1. Carilah waktu luang pribadi : carilah waktu yang tidak terganggu oleh apapun untuk melakukan evaluasi diri yang serius 2. Carilah opini ke dua….dan ke tiga : Tuliskan nama orang yang anda percayai secara tersirat dan secara total. 3. Evaluasilah lingkungan anda : Jika anda dikelilingi oleh orang yang sakit secara moral, sulit bagi anda untuk menjadi lebih baik. Luangkan waktu untuk mengevaluasi kesehatan etis dari organisasi tempat anda bernaung. 4. Mulailah revolusi diri : Jika anda seperti kebanyakan orang lain, anda akan memiliki daftar panjang tentang hal-hal yang ingin diubah. Jangan pernah berfikir untuk merubah semua hal itu secara bersamaan. Sebaiknya pilih dua saja. Yang pertama adalah hal yang akan ingin anda kerjakan secara berbeda, sementara yang satunya adalah hal yang tidak ingin anda kerjakan lagi. Secara garis besar saya sangat setuju bahwa dengan berkembang mengarah pada integritas maka kesuksesan akan mengikuti kita. Apabila terdapat kesalahan saya minta maaf yang sebesar-besarnya Terima Kasih……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: